Upacara Penghormatan untuk Fu Mama tercinta

0
144

Mengenang Sang Pendamping yang Telah Menyelesaikan Tugasnya

Senin tanggal 23 September, Ibu Pandita Madya Pan Liqing, Fu Mama kita tercinta yang juga merupakan istri dari Maha Sesepuh Gautama Hardjono(pimpinan Buddhisme Maitreya Indonesia sebelumnya), tutup usia di usia 91 tahun di Pulau Dewata Bali.

Maha Sesepuh Yan dan Wang selaku pimpinan Buddhisme Maitreya Sedunia turut hadir untuk memberikan penghormatan kepada Fu Mama. Raga suci Fu Mama ditempatkan sementara di Vihara Shenping Bali. Tanggal 27 September malamnya diadakan upacara penghormatan yang dipimpin langsung oleh pimpinan Buddhisme Maitreya Indonesia saat ini, yakni M.S Citra Wira. Upacara turut dihadiri oleh keenam pimpinan korda Se-Indonesia, para pandita, pandita madya, buddhasiswa dan para umat lainnya.

Sabtu pagi tanggal 28 september, diadakan ritual peringatan Fu mama mencapai parinibbana. Kemudian raga suci Fu Mama diantar ke puncak Pasuruan(tempat M.S Gautama Hardjono dimakamkan). Seluruh umat dari berbagai wilayah telah berkumpul di puncak Pasuruan.

Jam 4 sore, Bpk Pandita Halim Zen Bodhi memimpin ritual doa pemakaman, dan memberika penghormatan terakhir kepada Fu Mama.

Fu Mama seumur hidupnya menemani, mendukung dan selalu bersama M.S Gautama Hardjono dalam membina diri, mengikuti segala suka-duka. Beliau merupakan sosok ibu yang baik dan penuh cinta kasih. Perjuangan, jasa dan segala pengorbanan beliau untuk Buddhisme Maitreya Indonesia akan selalu terkenang sepanjang masa.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here