Old And New Vihara Maha Maitreya, Medan

0
1102

Malam penghujung tahun baru, merupakan momen istimewa bagi setiap orang. Biasanya mereka akan mempersiapkan berbagai acara untuk menyambutnya. Mulai dari acara makan bersama keluarga tercinta, kumpul dan rekreasi bersama teman-teman. Namun ada sebagian juga yang hanya berdiam diri dalam rumah, menikmati kesendirian dalam keheningan doanya. Adalah sebuah kebahagiaan dan syukur yang mendalam bagi mereka yang memiliki kesempatan merayakannya dalam Istana Tuhan, di Vihara tercinta. Seperti halnya umat Vihara Maha Maitreya dan Vihara Sutta Maitreya, jauh hari sebelumnya telah mempersiapkan aneka acara menarik untuk disuguhkan pada malam tahun baru 2015 ini.

Tepat hari Kamis, 31 Desember 2015, dengan wajah dan semangat ceria setiap umat bersama keluarga, bergandengan tangan menuju Vihara Maha Maitreya.

Dimulai dari makan bersama, setiap orang tampak bahagia menikmati kebahagiaan pada detik itu. Bagi beberapa orang, momen ini sangat langka dan special, mereka bersua setahun sekali dalam suasana istimewa, pada waktu istimewa dan di tempat istimewa.

Tepat pukul 20.55, anak-anak Sekolah Minggu berusia 6-10 tahun mempersembahkan Senam Kasih Semesta “Kemilau Danau” sebagai acara pembuka.

Dengan tema “Jie Da Huan Xi – Semua Makhluk Berbahagia”, alunan musik pembukaan menyambut kedua orang MC acara, menyampaikan makna penting dari acara ini, seperti yang pernah dinyatakan Maha Sesepuh Wang, yaitu “nilai hidup tertinggi seorang manusia adalah apabila mampu bahagia di sepanjang hidupnya”.

Dilanjutkan sesi kuis, lucky draw, dan aneka acara kesenian dari muda-mudi Vihara Maha Maitreya, Vihara Sutta Maitreya, Joyful Band, Cheerful Band dan Deligthful team, mempersembahkan sebuah parodi “Bahagia Bersama”.

Parodi singkat selama 20 menit, menyampaikan pesan bahwa dalam kehidupan ini, untuk mencapai kebahagiaan bersama, terlebih dahulu kita harus mengikis ego diri, menghindari persaingan dan perlombaan untuk mengalahkan orang lain, baru kemudian mampu berbagi kebahagiaan bersama yang lain.

Sesi bimbingan dari Pandita Anna Monita, motivasi dari Pandita Madya Satya Putra, sesi renungan, dan Persujudan Nurani menjadi kunci acara yang melengkapi kesempurnaan acara pada malam itu. Di bawah terangnya cahaya pelita Buddha Maitreya, setiap orang dituntun untuk merefleksi diri, memperbaiki segala tindak-tanduk selama setahun yang lalu, membuka lembaran baru dengan konsep, pandangan, dan semangat kebersamaan baru untuk menjadi seorang anak manusia baru di Tahun Baru 2016 dan hari-hari berikutnya.

Pandita Anna Monita dalam bimbingannya menyampaikan:

“Momen malam tahun baru tidak sekedar untuk berkumpul, makan atau gembira dalam acara, namun inilah momen penting untuk bersyukur atas 365 hari di tahun 2015 yang dianugerahkan Tuhan kepada kita, untuk sungguh-sungguh melakukan introspeksi diri, apakah kita telah mengisi 365 hari tersebut dengan baik untuk bersumbangsih dan berkarya suci, dan menyambut 366 hari yang baru lagi di tahun 2016, bagaimana kita harus memperbaiki diri menjadi lebih baik, bagaimana dan apakah kita telah merencanakan segalanya, siap mengisi hari-hari baru berikutnya dengan perbuatan mulia bermakna, demi untuk membalas rahmat kasih Tuhan budi kebajikan Dwi Maha Guru”

Acara berikutnya adalah menuliskan tekad dan harapan baru untuk langkah hidup berikutnya pada kertas impian, lalu diterbangkan bersama balon Kebahagiaan.

Semoga setiap impian, harapan dan tekad setiap orang diberkati Buddha Maitreya, senantiasa hidup dalam keberuntungan, kedamaian dan kebahagiaan tiada tara, sehingga mampu menjadi prajurit kecil Maitreya yang selalu belajar memberi dan menebarkan kasihNya ke setiap sudut dunia ini.

for more pictures, click here.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here