Komunikasi Merupakan Poin Penting dalam Menyelesaikan Masalah

0
1249
Keterbukaan, Memahami, dan Menerima

Komunikasi antara suami-istri sangat penting dalam membangun hidup berkeluarga. Di dunia ini ada satu orang dimana anda harus betul-betul bisa menjalin komunikasi yang baik dengannya yaitu pasanganmu. Komunikasi adalah usaha untuk membuat dirimu dimengerti dan berusaha mengerti pasanganmu. Sebagai seorang suami, berusahalah agar istri mengerti masalahmu dan kamu sendiri harus bisa memahami masalah istrimu. Demikian juga istri berusaha memahami suaminya dan ingin dipahami suaminya.

Sering terjadi kita merasa bahwa pasangan kita sudah sangat memahami diri kita. Padahal sesungguhnya yang sering terjadi adalah pasangan kita tidak benar-benar memahami diri kita. Untuk itu kunci sebuah komunikasi adalah adanya keterbukaan.

Kita tersinggung, tapi pasangan kita tidak tahu. Semua masalah simpan dalam hati dan saling menutup-nutupi. Lama-lama tentu ini menjadi bom waktu yang siap meledak, masalah kecilpun bisa menjadi besa. Jiwa seorang manusia itu berlapis-lapis seperti satu rumah yang banyak ruangannya ; ada ruang depan, ruang tamu, ruang makan, kamar, dan sebagainya. Sebagai suami mungkin cuma masuk sampai di ruang depan, tetapi tidak tahu bahwa dia hanya sampai di ruang depan. Sedangkan istrinya mengira dia sudah memasuki semua ruangan atau dengan kata lain sudah sangat mengerti tentang dirinya. Inilah yang menyebabkan kesalahpahaman.

Terkadang, kita malas ataupun malu untuk terbuka tehadap pasangan kita. Padahal, keterbukaan merupakan salah satu kunci sukses dalam mendobrak kesalahpahaman yang terjadi akibat kesalahan persepsi yang kita buat sendiri. Dan akhirnya semua itu dapat menyebabkan masalah kecil menjadi semakin besar. Atau bahkan dapat berakibat fatal, yaitu retaknya hubungan antara suami-istri. Oleh sebab itu, janganlah ragu untuk memulai sebuah komunikasi yan.g terbuka jika timbul sesuatu yang menurut kita adalah sumber masalah dalam keluarga.

Setelah ada keterbukaan, maka langkah selanjutnya adalah memahami dan menerima. Kita harus bisa menghargai keterbukaan pasangan kita. Lalu berusaha memahami dan menerimanya. Percuma sebuah keterbukaan, jika tak ada usaha pemahaman dan penerimaan. Sadarilah bahwa suami-istri adalah dua individu yang berbeda yang bisa memiliki banyak hal. Karena itu sikap untuk tidak memaksakan kehendak atau keinginan, tetapi berusaha memahami dan menerima, adalah salah satu kunci keharmonisan dalam keluarga.

Kehidupan keluarga tak lepas dari masalah. Namun jika sebuah masalah bisa dihadapi dengan komunikasi yang terbuka, saling memahami dan menerima, maka tak ada masalah yang tak bisa diselesaikan dalam keluarga. Karena itu binalah komunikasi dalam keluarga, dengan demikian keluarga Maitreyani pun dapat dibangun.

Kehidupan keluarga tak lepas dari masalah. Namun jika sebuah masalah bisa dihadapi dengan komunikasi yang terbuka, saling memahami dan menerima, maka tak ada masalah yang tak bisa diselesaikan dalam keluarga “

 

Sumber :

Majalah edisi 2012

Khotbah Dharma MP. Halim Zen Bodhi

Ditulis kembali oleh : Qing Xii


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here