Antara Doa dan Perbuatan

0
806

Dalam doa segala puja dan puji kita panjatkan,

namun dalam perbuatan terhadap sesama penuh cacian dan kutukan.

Dalam doa segala hormat dan kerandahan hati kita persembahkan,

namun dalam perbuatan kita mengadili dan menindas sesama dengan kejam.

Dalam doa pikiran penuh kasih dan kearifan,

namun dalam perbuatan penuh kebencian dan kebodohan.

Dalam doa mengaku dosa dan kejahatan,

namun dalam  perbuatan merasa diri paling suci dan benar.

Dalam doa jalinan kata yang diucapkan begitu indah, penuh kebaikan, kedamaian, dan kelembutan,

namun dalam perbuatan penuh kekerasan, keegoisan, dan kejahatan.

Dalam doa tak henti-hentinya kita memohon berkah dan rejeki,

namun dalam perbuatan tak pernah mau memberi sedikitpun pada yang susah.

Mungkinkah doa dapat dipisahkan dari perbuatan?

Mungkinkah doa lebih ampuh dari perbuatan?

Atau doa lebih menggugah daripada perbuatan?

Mungkinkah Tuhan, Para Buddha, dan Para Suci lebih menyukai doa daripada perbuatan?

Mungkinkah dengan doa yang bagus, semua perbutan jahat tak perlu lagi dipertanggung jawabkan atau sudah diperbolehkan?

 

Secangkir Teh 2

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here