Seminar “Parenting” di Pusdiklat Maitreyawira, Jakarta

0
985

Salam bahagia untuk kita semua…

Setiap keluarga pasti menginginkan hidup bahagia dan harmonis, bukan hanya setiap keluarga bahkan setiap orang pasti mendambakan hidup bahagia. Bahagia itu tidak dapat dibeli dengan uang, tapi dia adalah sesuatu yang pada dasarnya memang ada dalam diri setiap orang. Ternyata untuk membangun sebuah keharmonisan dalam sebuah keluarga tidaklah sulit. Pada hari minggu 8 maret 2015, pukul 10.00 -15.00, pakar pendidikan Hindra Gunawan,S.pd membagi tipsnya kepada kita semua lewat seminar “Parenting” yang diadakan di Pusdiklat Maitreyawira, Jakarta.

Seminar tersebut dihadiri sekitar 300 peserta (sebagian besar yang telah berkeluarga). Bapak Hindra Gunawan menuturkan bahwa keluarga yang harmonis, yang bahagia, pondasi yang paling penting adalah membangun komunikasi yang baik dan benar, baik itu antara suami dan istri atau orang tua dan anak. Terkadang masalah timbul karena salah satu pihak tidak mengkomunikasikan atau tidak mengutarakan apa yang mereka rasakan atau inginkan, sehingga pada suatu saat bisa menjadi bumerang dalam keluarga itu sendiri.

Berikanlah ruang dan waktu kepada masing-masing untuk mengungkapkan, saling pengertian dan setiap orang pengungkapannya berbeda-beda. Oleh karena itu, Bapak Hindra kemudian memberikan beberapa tips untuk mengungkapkan bahasa kasih yang ada dari pasangan dan anak di setiap keluarga, antara lain:
1. Sentuhan fisik
Ketika seorang anak senang memeluk anda, kemungkinan bahasa kasih anak anda adalah dengan sentuhan fisik. Jadi sebagai orang tua kita bisa memberikan bahasa kasih yang sama, misalnya sebelum anak tidur, kita memberikan pelukan atau kecupan.

2. Hadiah
Ketika seorang anak senang memberikan kejutan-kejutan kecil kepada Anda, kemungkinan besar, anak anda cara pengungkapannya adalah dengan hadiah. Kita sebagai orang tua juga bisa membalasnya dengan hadiah. Tapi hal ini bukan berarti kita sebagai orang tua memanjakan anak dengan hadiah-hadiah yang terus menerus, tapi berikanlah disaat anak melakukan hal-hal yang baik misalnya saat selesai bermain sang anak membereskan mainannya sendiri.

3. Pelayanan
Sama halnya dengan dua bahasa kasih sebelumnya, Jika anak anda senang memberikan pelayanan kepada anda seperti mengambilkan sepatu buat ayahnya. Sebagai orang tua , kita juga bisa memberikan dengan bahasa kasih yang sama, misalnya memakaikan sepatu saat dia akan pergi jalan-jalan atau sekolah.

4. Saat-saat mengesankan
Untuk anak yang senang dengan saat-saat mengesankan, anak itu akan sering meminta anda untuk melakukan hal-hal secara bersama-sama misalnya disaat dia makan atau sedang mengerjakan tugas sekolah, dia tidak akan segan meminta anda untuk menemaninya karena bagi sang anak, wujud kasih atau sayang dia kepada orang tua diwujudkan lewat kebersamaan, dan saat-saat itulah saat paling berkesan dalam hidup dia.

5. Kata-kata pendukung
Sebagai seorang anak, ada saatnya mereka ingin diperhatikan, diberi perhatian lebih, suka mendengarkan anda bercerita, memberikan pujian disaat dia melakukan hal-hal yang baik, maka anak anda adalah anak yang ungkapan bahasa kasihnya melalui kata-kata pendukung.

Demikianlah beberapa tips untuk mengetahui bahasa kasih yang setiap terdapat dari pasangan atau anak di dalam setiap keluarga. Semua tidak lepas dari rasa saling pengertian dan lakukan komunikasi terus menerus sehingga komunikasi berjalan lancar, dan terciptalah hubungan yang harmonis dalam keluarga. Semoga setiap keluarga berbahagia.

More pictures click here.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here