Semarak Perayaan Tahun Baru Imlek 2567 di Maha Vihara Maitreya Medan

0
759

 

Deretan lampion dan megahnya gapura merah beserta berbagai macam pernak-pernik imlek menyambut kehadiran puluhan ribu pengunjung yang hadir ke Maha Vihara Maitreya-Cemara Asri pada malam perayaan Imlek 2567, Minggu (7/2). Tidak hanya dari kalangan etnis Tionghoa yang turut merayakan tahun baru Imlek ini, namun berbagai etnis suku juga turut menyaksikan perayaan Imlek tersebut. Atmosfer kebahagiaan memenuhi Maha Vihara Maitreya di malam yang penuh dengan nuansa merah, menyambut datangnya tahun monyet api ini.

Rupang Buddha Maitreya dengan senyuman kasih-Nya yang khas, menyambut hangat setiap pengunjung yang datang untuk berbakti puja Imlek bersama keluarga. Pohon meihua pengharapan raksasa yang ditempatkan tepat di depan Graha Sakyamuni tampak penuh dengan gantungan kertas doa para pengunjung. Tersedia pula dokumentasi acara dan kegiatan selama tahun 2015.

Penempatan patung 12 shio di atas gapura, replika jam kebahagiaan, monkey tree, taman keluarga, dan aneka dekorasi menambah semarak suasana imlek.

Malam penyambutan tahun baru diawali dengan kebaktian bersama di lantai 3 Graha Maitreya yang dipimpin oleh para Pandita. Dan di Graha Sakyamuni juga diadakan kegiatan persembahan pelita berkah kehadapan para Buddha Bodhisatva diikuti ribuan umat dan akan terus dilangsungkan hingga perayaan Cap Go Meh tanggal 22 Februari mendatang. Tak ketinggalan gemuruh suara barongsai menyemarakkan hadirnya tahun monyet api.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, setiap pengunjung yang hadir di Maha Vihara Maitreya selalu dapat mengambil nasehat suci Buddha Maitreya. Kebahagiaan pengunjung semakin bertambah dengan hadirnya Dewa Rezeki yang membagi-bagikan permen berkah, dengan harapan semoga di tahun yang baru ini hidup kita semakin manis dan indah.

Hari pertama Imlek juga merupakan hari kelahiran Buddha Maitreya, Buddha yang penuh cinta kasih dan senyuman kasih yang senantiasa mengajarkan kita untuk saling mengasihi sesama dan semua makhluk tanpa perbedaan, karena pada dasarnya kita adalah satu keluarga. Buddha yang lapang jiwa, mengajarkan kita untuk senantiasa memaafkan dan penuh pemakluman terhadap siapapun. Buddha yang selalu penuh tawa ria dan bahagia, yang patut kita contoh agar hidup lebih bahagia dan penuh cinta kasih serta dapat tersenyum melewati hari-hari di tahun monyet api ini.

Semoga di tahun baru Imlek ini, Buddha Maitreya memberkati kita semua menjadi insan manusia yang penuh kasih dan bahagia, semakin sehat, semakin sukses dalam karir dan pekerjaan serta diberikan berkah yang berlimpah. Selamat tahun baru Imlek 2567!  (Suryani)

for more pictures, click here

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here