Pikiran Negatif

0
946

“Bagaimana caranya untuk menjauhkan pikiran negatif? Semakin berusaha menghilangkan pikiran negatif semakin sulit sekali.”

Salam Maitreya,

Pikiran negatif akan menggiring kita untuk melakukan perbuatan yang negatif juga. Karena itu mengendalikan pikiran adalah hal penting yang harus kita perjuangkan. Tidak mudah untuk mengendalikan pikiran agar tidak berkeliaran dan dipenuhi hal-hal negatif. Hal ini karena, diri kita masih dipenuhi oleh kemelekatan dan kegelapan batin akibat dosa karma kehidupan lalu. Untuk itu usaha yang terus menerus dan tekad yang kuat sangat diperlukan untuk bisa mengendalikan pikiran ini.

Beberapa hal yang bisa kita lakukan untuk mengendalikan pikiran :

a. Memohon kekuatan LAOMU Buddha Maitreya, Dwi Maha Guru memohon kekuatan dan pengampunan serta membuka kearifan

Pikiran negatif datang dari kemelekatan dan kegelapan batin akibat dosa karma. Dengan kekuatan diri yang sangat terbatas, tentu tidaklah cukup untuk membersihkan kotoran-kotoran batin dalam diri. Untuk itulah kita butuh kekuatan dan pancaran sinar terang dari LAOMU, Buddha Maitreya dan para Buddha. Karena LAOMU-lah Sang Sumber Kearifan dan Terang bagi hidup kita. Untuk itu teruslah berusaha bersujud dengan kesepenuhan hatimu. Seiring perjuangan dan ketulusanmu maka kearifan akan semakin terpancar, pikiran pun akan semakin terkendali.

b. Menanam pikiran yang positif dengan banyak mendengarkan bimbingan dharma

Sering mendengar Dharma Hati yang membimbing kita untuk hidup yang positif, maka diharapkan bisa merubah pola pikiran yang selama ini negatif menjadi positif. Merubah konsep pandang yang salah. Mendengarkan bimbingan dharma haruslah konsisten dan terus menerus. Tidak bisa hanya dalam waktu yang singkat, karena hidup terus mengalir dan permasalahan hidup silih berganti hadir dalam hidup. Karena itu membina pikiran positif juga harus dilakukan terus menerus.

c. Membaca riwayat kehidupan, kisah nyata dan menginspirasi para suci dan orang-orang yang mempunyai pemikiran dan sikap hidup yang positif baik melalui majalah, buku atau media lain.

Perjuangan dan pengalaman para suci dan orang-orang ini akan menjadi motivasi bagi kita dan sekaligus modal pengalaman bagi hidup kita dalam usaha perjuangan membangun pikiran dan hidup yang baik dan positif.

d. Bergaul-lah dengan orang-orang atau teman-teman yang selalu memiliki “positive-thinking” (pikiran positif).

Konsep pandang dan pemikiran itu sifatnya dapat ditularkan. Semakin sering bergaul dan berteman dengan orang-orang yang berpikiran positif maka lambat-laun Saudara pun akan tergerak dan termotivasi untuk berpikiran positif pula. Sebaliknya jika sering bergaul dengan teman yang selalu berpikir negatif maka Saudara juga bisa terpengaruh pemikiran yang negatif. Inilah gunanya sebuah pertemanan yang baik dan positif.

e. Selalu berbesar hati menerima masukan dan kritikan yang membangun dan positif dari orang-orang di sekitar.

Bersikap rendah hati dan mau menerima nasehat orang lain adalah sikap dasar untuk membangun pikiran yang positif. Terimalah saran mereka yang positif dan bermanfaat untuk Saudara. Inilah langkah awal yang baik untuk menjauhkan diri dari pikiran yang negatif.

f. Camkan di dalam hati bahwa Saudara memang dalam usaha untuk merubah diri dan pasti akan mencapai tujuan Saudara yang akhirnya membuat diri Saudara terpacu menjadi seorang yang betul-betul berpikiran positif.

Dengan adanya motivasi yang kuat dari dalam diri sendiri untuk berubah disertai usaha yang nyata dan konsisten untuk merubah diri niscaya akan membuat tujuan mulia Saudara tercapai yaitu menjadi seorang yang berpikiran positif.

g. Ingatlah bahwa di mana ada kamuan maka di situ pasti ada jalan. LAOMU akan selalu menuntun kita menuju jalan yang positif, bahagia dan sukses.

Dengan berkeimanan sejati dan yakin bahwa LAOMU selalu menunjukkan jalan dan menuntun kita menuju arah yang positif, bahagia dan sukses maka Saudara pasti akan lebih kuat di dalam proses menjauhkan pikiran negatif sekaligus menghilangkannya. Ada usaha pasti ada jalan dan LAOMU akan selalu menunjukkan jalannya. Percayalah!

h. Lawan pikiran negatif menjadi positif.

Lihatlah sisi positif dari setiap masalah maupun keadaan. Rela merugi diri dan ikhlas untuk mengalah. Selalu positif dan tegar penuh keyakinan menatap masa depan. Dengan demikian, keberhasilan pasti akan terbentang di hadapan mata. Inilah motivasi yang perlu Saudara tanamkan di dalam diri Saudara demi berjuang menjadi seorang yang berpikiran positif. Pikiran yang negatif hanya bisa dilawan dengan terus menanamkan pikiran-pikiran positif di dalam diri sehingga menjadi sebuah motivasi atau kekuatan untuk membentuk diri menjadi seorang yang berpikiran positif. Saat sedang berusaha untuk menjauhkan pikiran negatif, maka munculkanlah pikiran yang positif untuk melawan pikiran negatif tersebut. Bukan dengan cara diredam atau ditahan. Semakin diredam akan semakin datang pikiran negatif itu. Ketika Saudara semakin dihantui pikiran-pikiran negatif maka Saudara semakin kuat pula memunculkan pikiran-pikiran yang positif. Sembari di dalam hati terus bertobat sekaligus memohon kekuatan dari LAOMU, Buddha Maitreya, Dwi Guru Suci berserta Para Buddha-Bodhisatva. Bertobat lantaran telah memiliki pikiran-pikiran yang negatif, sekaligus memohon kekuatan dari LAOMU untuk melepaskan diri dari pikiran negatif tersebut. Dengan demikian diharapkan pikiran-pikiran positif yang terus ditumbuhkan atau dimunculkan ke dalam pikiran yang pada akhirnya akan menjadi sebuah kekuatan untuk meredam bahkan menghilangkan pikiran negatif yang selama ini menjerat diri. Berjuanglah terus karena meski hal ini tidak mudah tetapi juga tidak sesulit yang dibayangkan. Bertobat dan terus bertobat demi merubah diri menjadi orang yang berpikiran positif.

Semoga saran dan masukan di atas menjadi motivasi dan kekuatan bagi Saudara. Jadilah orang yang selalu berpikiran positif. Semakin kita berpikiran positif maka segala hal yang positif dan baik akan datang menghampiri kita. Demikian sebaliknya. Apabila kita terus berpikiran negatif, maka tak ada kebaikan dan hal positif yang bisa diraih. Jadi biasakanlah diri untuk selalu berpikiran positif maka kebaikan dan kebahagiaan akan mewarnai hidup kita. Yakinlah dengan usaha yang konsisten disertai doa dan keimanan sejati kepada LAOMU, Buddha Maitreya, Dwi Guru Suci beserta Para Buddha-Bodhisatva, niscaya Saudara akan ditunjukkan jalan untuk mencapai niat suci Saudara menjadi seorang yang selalu berpikiran positif. Kami yakin Saudara pasti bisa melakukannya lantaran Saudara telah memiliki niat awal yang mulia untuk berusaha menghilangkan pikiran negatif. Tumbuhkan terus pikiran-pikiran positif di dalam diri untuk melawan pikiran-pikiran yang negatif. Sembari terus bertobat atas pikiran-pikiran negatif yang dimiliki sekaligus berdoa memohon kekuatan LAOMU, Buddha Maitreya beserta Para Buddha-Bodhisatva. Lambat laun pasti Saudara akan berhasil menjauhkan diri dari pikiran yang negatif dan bertransformasi diri menjadi seorang yang berpikiran positif. Kami doakan semoga Saudara berhasil mencapai tujuan mulia tersebut. Yakinlah dengan adanya kemuan, usaha dan doa, maka selalu ada jalan menuju keberhasilan. Jia you!

LAOMU dan Buddha Maitreya senantiasa memberkati Saudara

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here