Peresmian Sekolah Maitreyawira Medan, Sumatera Utara

12
5081

Peresmian Sekolah Maitreyawira, Selasa (27/10) dimulai pukul 10.00. Acara yang dihadiri oleh Bapak Bupati Kabupaten Deli Serdang Bpk. H. Ashari Tambunan, Konsulat Jendral Republik Rakyat Tiongkok di Medan Zhu Hong Hai, Anggota DPRD Sumut Syahrial Tambunan, Anggota DPRD Medan Wong Chun Sen, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kab. Deli Serdang Ibu Wastina Harahap, Ketua WALUBI Provinsi Sumut Dr. Indra Wahidin, Ketua Dewan Pembina Yayasan Pendidikan Buddhis Cahaya Kasih Maitreya (PBCKM) Maha Pandita Citrawira, Ketua Dewan Pengurus Yayasan PBCKM Ibu Suhartini, Asisten I Setdakab Deli Serdang H. Syafrullah, S.Sos, MAP beserta tamu kehormatan lainnya, dibuka dengan tarian penyambutan lagu selamat datang dan lagu pemuda semesta. Dilanjutkan dengan pelepasan balon, foto bersama dan pengguntingan pita di depan pintu masuk lobby Sekolah Maitreyawira.

Acara selanjutnya dilaksanakan di mini hall Sekolah Maitreyawira yaitu menyanyikan lagu Indonesia Raya, menari bersama lagu Mars Maitreyawira, lalu berdoa bersama. Setelah itu kata sambutan oleh Ketua Yayasan Pendidikan Buddhis Cahaya Kasih Maitreya (PBCKM), Pdt. Md. Suhartini. Dalam kata sambutannya beliau mengatakan kemajuan zaman yang berlangsung mempengaruhi berbagai aspek kehidupan manusia. Kemajuan tersebut lebih banyak berdampak negatif terhadap kehidupan manusia termasuk anak-anak. Faktor lingkungan mempengaruhi perilaku anak. Oleh karena itu Sekolah Maitreyawira hadir berkomitmen membangun generasi-generasi yang berakhlak mulia dan berbudi pekerti luhur.

Kemudian kata sambutan dari President of International Nature Loving Assosiation (INLA) Maha Sesepuh Wang. Dalam kata sambutannya Maha Sesepuh menyampaikan bahwa dalam kehidupan manusia dibutuhkan 3 tahap proses pendidikan. Yang paling dasar yaitu pendidikan keluarga, pendidikan sekolah dan pendidikan di masyarakat. Namun di zaman modern ini, terlihat kemerosotan nilai pendidikan yang ada di keluarga, demikian juga dengan pendidikan di masyarakat. Satu-satunya yang masih bisa diharapkan yaitu pendidikan dari Sekolah. Pendidikan di Sekolah memberikan pengaruh yang begitu besar bagi seorang anak. Mulai dari dilahirkan, belajar bicara serta mulai memahami sesuatu, menerima pendidikan dari senior dan pelan-pelan belajar sehingga terbentuk pribadi dan karakter diri adalah dari Sekolah. Begitu juga dengan berhubungan dengan antar manusia, memiliki akhlak yang baik. Semua itu tidak lepas dari pendidikan dari Sekolah. Sekolah bukan tempat untuk mewariskan pengetahuan saja. Sekolah merupakan tempat yang mengutamakan pembinaan kedewasaan mental dan sikap berhubungan dengan manusia lain. Oleh karena itu Maitreyawira hadir untuk memenuhi hal tersebut. Melengkapi pendidikan di dalam keluarga dan masyarakat.

Dilanjutkan dengan kata sambutan dari Bupati Kabupaten Deli Serdang Bapak H. Ashari Tambunan. Dalam kata sambutannya beliau mengatakan bahwa kepedulian terhadap dunia pendidikan sangat dibutuhkan kehadirannya. Visi yang sudah ditetapkan oleh Maitreyawira yakni mengusung nilai etika moral hidup dalam kebhinekaan. Hal ini selaras dengan visi Kabupaten Deli Serdang yaitu “Deli Serdang yang maju berdaya saing, religius dan bersatu dalam kebhinnekaan.” Beliau juga menyampaikan rasa bahagia dan gembira dengan diresmikannya Sekolah Maitreyawira, karena merupakan bagian dari bentuk kepedulian semua komponen masyarakat terhadap pembangunan dunia pendidikan yang saat ini semakin dibutuhkan kehadirannya untuk mempersiapkan generasi penerus bangsa dan generasi calon pemimpin masa depan.

Acara dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti, pemberian plakat oleh Master Wang Tzu Kuang kepada Bapak H. Ashari Tambunan, lalu menarikan senam kasih semesta Dunia Satu Keluarga dan Damai Selalu.

Dijelaskan juga pembangunan Sekolah Maitreyawira dilaksanakan sejak 2012, yang pada peletakkan batu pertamanya oleh Mantan Bupati Kab. Deli Serdang, Drs. H. Amri Tambunan, meski pembangunannya berlangsung secara bertahap tetapi sudah sejak lama berlangsung proses belajar dan mengajar.

Bapak Bupati beserta tamu undangan lainnya juga melakukan peninjauan ke seluruh ruangan, seperti ruang kelas, playgroup, ruang olah raga, ruang guru dan kamar mandi.

for more pictures, click here

12 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here