Hidup di Dalam Pelayanan

0
709

Hidup tak pernah indah kalau diwarnai dengan tuntutan dan keluh-kesah.
Hidup justru lebih indah dan membahagiakan lewat pelayanan kepada sesama.
Sebab pelayanan tanpa pamrih adalah kewajiban Hati Nurani kita.

Harus kita akui bahwa selama ini kita lebih suka menuntut atau meminta daripada memberi. Padahal kita jarang menyadari bahwa ketika kita bisa memberi dan melayani sesama maka kita adalah orang yang paling beruntung dan memiliki. Sebab kita memiliki limpahan kasih yang mampu kita curahkan kepada sesama secara arif dan bijaksana.

Melayani bukan sekedar melayani atau melayani dengan pamrih, tuntutan dan keluh-kesah. Tetapi pelayanan yang dimaksud adalah pelayanan atas nama kasih; yang bersumber dari kedalaman Hati Nurani yang Maha cemerlang; yang semata menunaikan kewajiban Nuraniah tanpa menuntut segala pamrih imbalan, nama, status, jabatan, atau apapun dan bebas dari segala keluh-kesah.

Bisa melayani sesama dan hidup di dalam misi pelayanan kepada Tuhan paling membahagiakan dan bermakna. Karena ketika kita mulai hidup di dalam pelayanan, maka kita akan melupakan diri sendiri dan segala penderitaan maupun ketidak-puasan yang membelenggu diri kita. Kita mulai belajar berlapang dada, bersyukur, dan menghargai setiap momen yang kita miliki di dalam kehidupan. Kita akan semakin bersemangat untuk berjuang memberikan pelayanan kepada sesama secara arif dan penuh kasih. Dengan begitu, hidup kitapun menjadi lebih bermakna dan luhur. Sebab kita telah berhasil mencintai hidup kita dengan berbuat sesuatu yang paling berarti lewat pelayanan tanpa pamrih kepada sesama.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here