Duan Wu Jie Dirayakan dengan Meriah di Maitreya Center Bali

0
896

Manusia yang bermanfaat bagi orang lain adalah manusia yang paling mulia di dunia. Setia, jujur, dan tulus bernegara adalah kebajikan bagi seorang pejabat. Seperti yang kita ketahui bersama, tanggal lima (5) bulan lima (5) penanggalan lunar adalah hari wafat seorang pejabat setia di Tiongkok. Ia bernama Qu Yuan. Diusir dari kerajaan karena fitnah keji dari pejabat lain yang benci pada kejujurannya, kemudian wafat mengakhiri hidupnya karena sedih melihat negaranya hancur karena ketidak jujuran. Agar jasadnya tidak dimakan ikan, maka rakyat melempar ketan yang dibungkus dengan daun ke sungai, hingga bermain perahu naga sembari menabur gendang untuk mengusir ikan-ikan, kemudian perayaan ini disebut Duan Wu Jie.

Tahun ini, peringatan Duan Wu Jie jatuh pada Sabtu (20/6). Seluruh masyarakat Tionghoa di seluruh dunia merayakan festival ini dengan lomba perahu naga, sembahyang menurut tradisi masing-masing, dan tidak ketinggalan membuat ketan dibalut daun yang kemudian tenar disebut bak cang. Tidak terkecuali, umat Maitreya juga turut merayakan festival tersebut. Khususnya Maitreya Center Nagara.

Perayaan di Maitreya Center Nagara diawali dengan kebaktian malam bersama secara khudus. Tidak ketinggalan pula sesi bimbingan memahami nilai dan makna hidup seorang Qu Yuan yang luar biasa. Hingga diakhiri dengan makan bak cang bersama. Umat-umat yang hadir tampak begitu antusias dalam acara ini.

Semoga nilai kesetiaan, kejujuran, dan pri kebenaran Qu Yuan dapat menyebar kepada seluruh umat maitreya di Indonesia maupun kepada seluruh manusia di dunia. Karena hidup tidak cukup dengan berdiam, hidup perlu berkarya dan berguna bagi segenap umat manusia. (AS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here